Pengertian, Manfaat, Dan Komponen Analisis Bisnis

Berikut Jenis – Jenis Analisis Bisnis

Guru Bisnis Online – Pengertian dari analisis bisnis secara umum merupakan suatu proses mengevaluasi bisnis. Sehingga resiko – resiko bisnis yang mungkin terjadi pada saat di jalankan akan dapat diketahui sejauh mana prospek pencegahannya. Dengan adanya analisis bisnis ini akan mempermudah untuk mengidentifikasi kebutuhan bisnis serta dapat menentukan solusi terbaik dalam meyelesaikan betbagai permasalahan.

Poin – poin penting dalam analisis bisnis yaitu terfokuskan pada strategi bisnis. selain itu juga ada lingkungan perusahaan, pada keungan perusahaan, sumber daya serta bagaimana cara kerja perusahaan. Dengan beberapa poin tersebut kita akan mengetahui bagaimana cara kita untuk melihat sejauh mana perkembangan perusahaan. Dan dapat mengetahui apakah perusahaan sudah berjalan secara efektif.

Kadang kala terdapat beberapa orang yang mempelajari analisis bisnis dan langsung menerapkannya bahkan sebelum membuat suatu keputusan. Dan keputusan yang di maksudkan yaitu dalam bentuk investasi, berhutang, dan dalam memperpanjang jangka pinjaman. Selain itu dapat juga secara langsung di lakukan dengan tujuan untuk menilai kinerja perusahaan mulai dari segala persoalan restrukturasi. Baik berupa merger, akuisisi dan divestasi.

Macam Jenis dalam Analisis Bisnis

  1. R. Subrmanyam dan John J. Wild (2010) Mengemukakan bahwa analisis bisnis di bagi menjadi dua macam. Di antara keduanya yaitu analisis kredit dan analisis ekuitas. Maksud dari Analisis Kredit yaitu seorang kreditor memberikan pinjaman kepada suatu perusahaan. Kemudian  menerima pembayaran pokok serta bunganya sesuai dengan perjanjian yang telah di tetapkan. Tujuan dari analisis kredit yaitu untuk menilai suatu perusahaan, sehingga mungkinkan perusahaan untuk melihat layak atau tidaknya suatu perusahaan menerima kredit.

Analisis kredit akan terkait dengan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban kredit. Dan ini akan berfokus pada analisis likuiditas dan analisis solvabilitas. Analisis kredit lebih menitik beratkan pada evaluasi resiko, dan bukan dari segi profitnya. Dalam analisis likuiditas mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban dalam jangka pendeknya. Sedangkan solvabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk melunasi kewajiban dalam jangka panjangnya.

Mengenal Analisis Ekuitas

Janis Analisis Bisnis yang selanjutnya yaitu analisis ekuitas. Analisis ekuitas merupakan penyediaan dana untuk suatu perusahaan sebagai imbalan atas kepemilikan. Yang paling berperan penting dalam hal ini adalah investor yang memberikan dananya dalam bentuk modal saham. Analisis ekuitas memiliki sifat simetri yang artinya wajib menilai dua resiko dan potensi. Dalam analisis bisnis jenis ini akan lebih cenderung pada nilai dari suatu perusahaan.

Manfaat dari Analisis Bisnis yang pertama yaitu untuk manajer perusahaan. Yang mana peran dari analisis bisnis adalah sebagai penunjuk arah sehingga manajer dapat memberikan dan mengatur bagaimana strategi yang tepat. Keputusan yang di ambil oleh seorang manajer tidak akan salah dan secara efektif dapat di terapkan dalam kegiatan investasi. Manajer di sini akan menganalisa suatu laporan keuangan dan mengevaluasi probabilitas kemungkinan akan adanya resiko.

Restrukturisasi yang meliputi merger

Manfaat yang kedua yaitu untuk Restrukturisasi yang meliputi merger, akuisis dan divestasi. Pada umumnya merger dan akuisisi di dasarkan pada estimasi nilai intrinsik. Walaupun target dari suatu harga saham pembeli dan perusahaan sudah tersedia. Tujuan dari analisis merger dan akuisisi mirip dengan analisis ekuitas. Sehingga hal ini sangat di butuhkan ketika perusahaan akan melakukan suatu restrukturisasi.

Analisis bisnis juga bermanfaat untuk manajemen keuangan sehingga dapat mengevaluasi dampak yang terjadi dari keputusan yang telah di ambil. Dan manfaat untuk Auditor Eksternal yaitu sebagai alat untuk melakukan proses pengecekan akhir pada laporan keuangan perusahaan. Karena kewajiban dari seorang auditor adalah melakukan audit atas kewajiban dan laporan keuangan sehingga akan di ketahui sesuai atau tidaknya dengan peraturan yang di tetapkan.

Dari sekian banyaknya manfaat yang telah di sebutkan dan bahkan yang masih belum di sebut ada salah satu manfaat lainnya yaitu untuk pelanggan. Sehingga pelanggan akan mudah untuk melihat potensi dari perusahaan menggunakan teknik analisis bisnis. sekaligus keuntungan yang di peroleh sesuai atau tidak dengan harapan – harapan dari seorang pelanggan. Karena pelanggan akan menetapkan hatinya karena memang keuntungan yang ia dapatkan dapat sesuai dengan keinginan hatinya. Jadi tidak hanya produsen yang di untungkan saja.

Bagaimana Memulai Bisnis Online ?

Berikut Komponen – Komponen dalam Analisis Bisnis yang pertama yaitu Analisis Lingkungan Bisnis dan Strategi. Hal ini meliputi analisis industri dan analisis strategi. Komponen yang kedua yaitu Analisis Akuntansi yang berupa proses evaluasi yang dapat mencerminkan realitas ekonomi. Yang hal ini di dapatkan dari mempelajari transaksi dan peristiwa, kebijakan akuntansi, penyesuaian dan kesesuaian analisis dengan SAK.

Komponen Analisis Bisnis yang berikutnya yaitu analisis keuangan yang di gunakan untuk mengukur kinerja keuangan dalam suatu perusahaan. Analisis yang di lakukan juga tidak hanya untuk hari ini melainkan juga untuk masa yang akan datang. Dapat berupa potensi keuntungan di masa yang akan datang. Ada juga analisis prospektif dalam memprediksi laba dan arus kas di masa depan. Dan komponen yang terakhir yaitu Penilaian yang merupakan ramalan hasil masa dengan menjadi estimasi nilai perusahaan.